Posted by : faqih nuzli Monday, October 21, 2013

PROCESS DEVICE/unit pemrosesan adalah unit utama komputer yang mengendalikan seluruh sistem kerja komputer, misalkan proses input dan output data. Unit pemrosesan ini dinamakan CPU (Central Processing Unit ). Fungsi CPU adalah untuk memproses data kemudian menghasilkan suatu informasi. Fungsi utama dari CPU adalah bekerja dengan aritmatika dan logika terhadap data yang terdapat dalam memori yang dimasukkan melalui unit masukkan (input device).

Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap-tiap komponen yang menyusun komputer saling berkaitan. Komponen-komponen komputer disusun sesuai dengan alur-alur bus yang mengalirkan data, alamat, dan mengendalikan antar komponen tersebut. Struktur komputer dapat digambarkan sebagai berikut:

http://biokom-pti.blogspot.com/2013/10/proses-device_5425.html

Prosesor sering digunakan untuk menyebut CPU pada umumnya. Komponen CPU terbagi menjadi meberapa macam, yaitu sebagai berikut:

- Unit kontrol (Control Unit)

- Arithmetic Logic Unit (ALU)

- Internal memory



PROCESSOR

Processor dapat disebut mikroprosesor adalah suatu komponen (biasanya wujud fisiknya berupa chip) yang terdapat dalam suatu sistem komputer yang berfungsi i 1 sebagai unit pusat pemroses atau pengolah data dan istruksi. Dalam bahasa kasar sering diistilahkan sebagai „otak‟ komputer. Mikroprosesor ini umumnya terpasang pada motherboard. Penulisan kata mikroprosesor sering disingkat µP atau uP. Istilah mikroprosesor juga disebut dengan nama prosesor atau CPU (central processing unit).

http://biokom-pti.blogspot.com/2013/10/proses-device_5425.html


Prosesor ini terbuat dari chip silikon yang di dalamnya mengandung jutaan transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sirkuit terintegrasi semikonduktor. Selama ini, perkembangan mikroprosesor diketahui mengikuti hukum Moore. Hukum ini dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Saat itu Moore memprediksi bahwa jumlah transistor yang ada pada IC (Integrated Circuit) akan berlipat ganda setiap tahunnya, dan merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan. Pernyataan ini diperbaharui oleh Moore pada tahun 1995, berdasar hasil penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum tersebut memang benar-benar terjadi dan terbukti sejak awal tahun 1970-an. Sehingga performa komputerpun terus meningkat dari tahun ke tahun.

Hukum Moore tersebut mungkin tidak akan berlaku seterusnya, kalau mengamati perkembangan prosesor saat ini tampaknya hukum tersebut hanya berlaku untuk waktu yang terbatas.




CARA KERJA PROCESSOR

Prosesor berfungsi seperti kalkulator, hanya saja dengan kemampuan pemrosesan data yang jauh lebih besar. Fungsi utamanya adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data.

Data tersebut diambil dari memori atau diperoleh dari alat input yang dioperasikan oleh operator seperti papan ketik (keyboard), mouse dan lainnya. Kerja prosesor ini dikontrol oleh sekumpulan instruksi software. Software tersebut diperoleh atau dibaca dari media penyimpan seperti harddisk, disket, CD, dan lainnya. Kemudian instruksi-instruksi tadi disimpan dalam RAM. Setiap instruksi diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Untuk selanjutnya, prosesor akan mengakses data-data yang ada pada RAM, dengan cara menentukan alamat data yang dikehendaki.

Prosesor dan RAM dihubungkan oleh unit yang disebut bus. Saat sebuah program dijalankan, data akan mengalir dari RAM melalui bus, menuju ke prosesor. Di dalam prosesor, data ini di-dekode, kemudian berjalan ke ALU yang bertugas melakukan kalkulasi dan perbandingan. Kadang-kadang data disimpan sementara di register agar dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. Setelah selesai, hasil pemrosesannya mengalir kembali ke RAM atau ke media penyimpan. Apabila data hasil perosesan tadi akan diolah lagi, maka data tersebut akan disimpan dalam register. Demikian seterusnya. Bilangan yang ditangani oleh prosesor.


Terdapat dua macam bilangan yang ditangani oleh prosesor, yaitu bilangan fixed point dan bilangan floating point.

Bilangan fixed point adalah bilang yang memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya, Hal ini akan membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut, namun, hal ini justru dapat dihitung oleh prosesor.

Sedangkan bilangan floating point, adalah bilangan yang diwujudkan dalam notasi ilmiah, yaitu berupa angka pecahan desimal dikalikan dengan angka 10 pangkat bilangan tertentu. Misalnya: 705,2944 x 109, atau 4,3 x 10-7.

Cara penulisan angka seperti ini merupakan cara singkat untuk menuliskan angka yang nilainya sangat besar maupun sangat kecil. Bilangan seperti ini banyak digunakan dalam pemrosesan grafik dan kerja ilmiah. Proses aritmatika bilangan floating point memang lebih rumit dan prosesor membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengerjakannya, karena mungkin akan menggunakan beberapa siklus detak (clock cycle) prosesor.


Oleh karena itu, beberapa jenis komputer menggunakan prosesor sendiri untuk menangani bilangan floating point. Prosesor yang khusus menangani bilangan floating point disebut Floating Point Unit (FPU) atau disebut juga dengan nama math co-processor. FPU dapat bekerja secara paralel dengan prosesor. Dengan demikian proses penghitungan bilangan floating point dapat berjalan lebih cepat. Keberadaan FPU integrated (bersatu dengan prosesor) sudah menjadi kebutuhan standart komputer masa kini, karena banyak sekali aplikasi-aplikasi yang beroperasi menggunakan bilangan floating point.




KOMPONEN CPU

A. Control Unit

• Bagian dari prosesor yang mampu mengatur jalannya program.

• Terdapat dalam semua CPU

• Bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya.

• termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.

• Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kontrol akan
mengirim instruksi tersebut ke ALU (Aritmathic Logic Unit).

• Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kontrol ke memori utama lagi untuk disimpan, dan ada saatnya akan disajikan ke alat output.



• Dengan demikian tugas dari unit kontrol ini adalah:

1. Mengatur dan mengontrol alat-alat input dan output.

2. Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.

3. Mengambil data dari memori utama ( jika diperlukan) untuk diproses.

4. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.

5. Mengawasi kerja dari ALU.

6. Menyimpan hasil proses ke memori utama.




B. Arithmetic Logic Unit


• Bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan.

• Terdiri dari dua bagian, yaitu unit aritmatika dan unit logika boolean

• Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program.

• ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.

• Tugas lain dari ALU adalah mengambil keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi
program.

• Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (!= ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (<= ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (>= ).


C. Register (Internal Memory/Main Memory)

• Alat penyimpanan kecil yang mempunyaikecepatan ak ses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses.

• Bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya.

• jika dianalogikan, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.



MEDIA PENYIMPANAN


Media penyimpanan (Storage) pada komputer terbagi menjadi 2 yaitu:
1. Internal memory
2. External memory

Internal memory merupakan media penyimpanan yang ada didalam CPU, sedangkan memory yang yang ada diluar CPU disebut memory external. Hal ini dapat digambarkan dengan manusia, otak manusia digambarkan sebagai internal memory, sedangkan media (misalkan buku/kertas, rekaman suara) digambarkan sebagai memory external.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

BIOKOM-pti Powered by Blogger - Blognya: biokom-pti